Kalau kamu lagi merancang konsep brand parfum, ada dua varian yang belakangan makin banyak dibicarakan di kalangan pelaku bisnis kecantikan: parfum milky dan parfum shimmer. Keduanya punya daya tarik yang berbeda. Namun keduanya juga punya potensi pasar yang sama-sama menarik.
Pertanyaannya bukan mana yang lebih bagus. Pertanyaan yang lebih tepat adalah: mana yang paling cocok dengan konsep brand kamu?
1. Apa Itu Parfum Milky
Parfum milky adalah varian parfum dengan tekstur atau tampilan yang creamy dan opaque — mirip susu. Secara formula, beberapa varian milky mengandung bahan pelembap ringan seperti turunan susu atau ekstrak botanical yang memberi sensasi kulit lebih lembut setelah diaplikasikan.
Dari sisi aroma, parfum milky cenderung identik dengan wangi yang soft, warm, dan comforting — seperti vanilla, sandalwood, musk putih, atau kombinasi floral yang lembut. Ini yang bikin parfum milky sangat relate dengan tren aroma clean dan skin-scent yang sedang naik daun.
Selain itu, tampilannya yang berbeda dari parfum bening konvensional menjadi daya tarik visual tersendiri — terutama di era di mana estetika produk sangat memengaruhi keputusan beli konsumen di media sosial.
2. Apa Itu Parfum Shimmer
Parfum shimmer adalah varian parfum yang mengandung partikel glitter atau shimmer — biasanya berupa mika yang aman untuk kulit — sehingga memberikan efek kilauan saat diaplikasikan ke tubuh.
Berbeda dari parfum biasa, parfum shimmer menawarkan dua fungsi sekaligus: wewangian dan efek visual yang dekoratif di kulit. Ini yang bikin varian ini sangat populer untuk penggunaan di acara tertentu seperti pesta, pernikahan, atau momen spesial lainnya.
Menurut laporan Mintel Beauty Trends 2023, kategori produk kecantikan multifungsi — termasuk parfum yang juga memberikan efek kosmetik pada kulit — mengalami pertumbuhan permintaan yang signifikan di kalangan konsumen usia 18–30 tahun di Asia Tenggara.
3. Perbedaan Utama yang Perlu Kamu Pertimbangkan
Keduanya unik, tapi dengan cara yang berbeda.
Parfum milky lebih cocok untuk brand yang ingin membangun identitas di sekitar konsep kelembutan, perawatan diri, dan kenyamanan sehari-hari. Target konsumennya biasanya mereka yang mencari wangi untuk dipakai setiap hari — bukan hanya di momen spesial.
Parfum shimmer lebih kuat sebagai produk statement. Konsumennya aktif mencari sesuatu yang berbeda dari parfum biasa — sesuatu yang bisa dilihat sekaligus dirasakan. Oleh karena itu, varian ini sangat cocok untuk brand yang menyasar segmen celebration, premium gift, atau koleksi edisi terbatas.
Dari sisi legalitas, keduanya tetap wajib memiliki notifikasi BPOM sebelum bisa dipasarkan secara resmi. Namun parfum shimmer membutuhkan perhatian ekstra pada spesifikasi bahan shimmer yang digunakan — pastikan partikel mika yang dipakai sudah sesuai standar keamanan kosmetik BPOM.
4. Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Brand Baru
Jawabannya tergantung pada strategi brand kamu.
Kalau kamu mau masuk ke pasar dengan produk yang bisa dipakai setiap hari dan mudah dikomunikasikan lewat konten digital, parfum milky punya keunggulan dari sisi konsistensi penjualan. Namun kalau kamu mau menciptakan produk yang viral secara visual dan punya nilai gift yang tinggi, parfum shimmer punya potensi besar — terutama di momen seperti lebaran, natal, atau hari valentine.
Selain itu, tidak sedikit brand yang akhirnya mengembangkan keduanya sebagai lini produk yang saling melengkapi. Satu untuk pemakaian harian, satu untuk momen spesial.
Keputusan soal varian produk, formula, bahan yang aman, sampai legalitas BPOM — semua ini idealnya didiskusikan sejak awal bersama mitra maklon yang berpengalaman.
Di Maklonparfume.com, proses legalitas BPOM untuk semua varian produk — termasuk parfum milky dan shimmer — ditangani langsung oleh tim konsultan kami. Kamu nggak perlu urus sendiri. Cukup fokus ke konsep dan strategi brand, sisanya kita yang selesaikan.
Konsultasi gratis sekarang lewat WhatsApp — dan kita tentukan bareng varian mana yang paling pas untuk brand parfummu.
