Pasar parfum Indonesia terus mengalami perkembangan yang menarik. Dalam beberapa tahun terakhir, parfum tidak lagi dipandang sekadar pelengkap penampilan, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Perubahan perilaku konsumen ini mendorong munculnya tren parfum baru yang semakin beragam dan spesifik.
Memahami tren parfum yang sedang diminati pasar Indonesia menjadi hal penting, terutama bagi brand atau calon pemilik brand yang ingin masuk ke industri ini. Dengan memahami arah pasar, brand dapat menghadirkan produk yang relevan dan memiliki peluang lebih besar untuk diterima konsumen.
1. Aroma Clean dan Soft Masih Mendominasi
Salah satu tren parfum yang paling kuat di Indonesia adalah aroma clean dan soft. Karakter wangi yang ringan, bersih, dan tidak terlalu menyengat sangat disukai karena cocok digunakan dalam berbagai aktivitas, baik formal maupun kasual.
Iklim tropis dan aktivitas harian yang padat membuat konsumen Indonesia cenderung memilih parfum yang terasa nyaman dan tidak berlebihan. Aroma musky lembut, powdery, dan fresh floral menjadi favorit di banyak segmen usia.
2. Parfum dengan Kesan Natural dan Fresh
Selain clean, aroma natural juga semakin diminati. Wangi yang terinspirasi dari alam seperti citrus, green notes, aquatic, dan herbal mendapatkan respon positif dari pasar. Tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap gaya hidup sehat dan natural.
Parfum dengan kesan fresh dinilai lebih aman digunakan sehari-hari dan memiliki daya tarik luas, terutama bagi konsumen muda dan profesional urban.
3. Tren Parfum Unisex yang Terus Bertumbuh
Batasan antara parfum pria dan wanita kini semakin kabur. Parfum unisex menjadi salah satu tren parfum yang terus bertumbuh di pasar Indonesia. Konsumen menyukai fleksibilitas aroma yang bisa digunakan siapa saja tanpa label gender yang kaku.
Aroma woody ringan, musky clean, dan soft spicy sering digunakan dalam konsep unisex karena terasa seimbang dan modern.
4. Konsumen Semakin Selektif terhadap Kualitas
Tren parfum saat ini juga menunjukkan bahwa konsumen semakin selektif. Mereka tidak hanya melihat aroma, tetapi juga ketahanan wangi, kenyamanan di kulit, dan konsistensi kualitas. Hal ini mendorong brand untuk lebih serius dalam pengembangan produk.
Parfum yang tahan lama namun tetap soft dan wearable memiliki nilai lebih di mata konsumen Indonesia.
5. Brand Lokal dengan Konsep Kuat Lebih Dilirik
Pasar Indonesia semakin terbuka terhadap brand parfum lokal, terutama yang memiliki konsep jelas dan cerita yang relevan. Konsumen tidak lagi terpaku pada brand impor, selama kualitas dan branding mampu bersaing.
Tren ini membuka peluang besar bagi brand baru untuk masuk dan berkembang, asalkan memahami kebutuhan pasar dengan baik.
Dengan memahami tren parfum yang sedang diminati pasar Indonesia, brand dapat merancang produk yang lebih tepat sasaran. Penyesuaian aroma, konsep, dan kualitas menjadi kunci agar produk relevan dan kompetitif di pasar yang terus berkembang.
Ditulis oleh : TIM MAKLON PARFUME by PT. NIRMALA KALYANI JAYA
